Wujud Kepedulian BRI Pare: Bangun Infrastruktur Jalan demi Kesejahteraan Petani Puncu

 



  KEDIRI – Sektor pertanian merupakan urat nadi bagi mayoritas masyarakat di pedesaan, tidak terkecuali di Kabupaten Kediri. Namun, potensi pertanian yang melimpah sering kali terbentur oleh kendala klasik: buruknya infrastruktur akses jalan. Menyikapi tantangan nyata tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengambil langkah taktis melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau BRI Peduli, dengan mengucurkan bantuan pavingisasi jalan usaha tani senilai Rp150 juta di Dusun Gadungan Barat, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.

Bantuan ini bukan sekadar pembangunan fisik di atas tanah, melainkan sebuah investasi sosial jangka panjang untuk memotong rantai kendala logistik yang selama ini membebani para petani lokal. Disalurkan secara transparan melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) Gadungan Barat Makmur, proyek pavingisasi ini membidik area-area krusial yang menjadi jalur utama pergerakan ekonomi para petani menuju lahan garapan mereka.

Sebelum adanya bantuan ini, akses transportasi dari dan menuju lahan pertanian di Dusun Gadungan Barat kerap menjadi momok, terutama saat musim penghujan tiba. Jalanan yang berlumpur dan licin membuat waktu tempuh menjadi lebih lama, risiko kecelakaan kerja meningkat, dan yang paling krusial: biaya angkut hasil bumi melambung tinggi akibat kendaraan yang sulit melintas.

Dengan rampungnya pembangunan jalan usaha tani yang kini telah dilapisi paving, peta mobilitas pertanian di Kecamatan Puncu dipastikan berubah drastis. Pavingisasi ini dirancang untuk memperlancar jalur distribusi ganda: memudahkan masuknya sarana produksi pertanian (seperti pupuk, bibit, dan obat-obatan) ke area persawahan, sekaligus mempercepat proses evakuasi hasil panen menuju pasar atau pengepul. Efek dominonya adalah peningkatan produktivitas komoditas pertanian dan terjaganya kualitas hasil panen agar tetap segar saat sampai di tangan konsumen.

Branch Office Head BRI Pare, Tri Suseno, menekankan bahwa kehadiran BRI di tengah masyarakat tidak boleh hanya dilihat dari kacamata bisnis perbankan semata. Sebagai salah satu BUMN terbesar, BRI memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan social value yang berjalan beriringan dengan economic value.

“BRI berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang berkelanjutan. Kami memahami bahwa di daerah seperti Kecamatan Puncu, di mana mayoritas penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian, infrastruktur yang mumpuni adalah kunci utama. Melalui pembangunan jalan usaha tani ini, kami berharap dapat memicu akselerasi aktivitas pertanian, memperkuat ketahanan ekonomi desa, serta memberikan dampak kesejahteraan yang berkelanjutan bagi warga,” ujar Tri Suseno.

Apresiasi mendalam mengalir dari pihak penerima manfaat. Ketua Pokmas Gadungan Barat Makmur, Doni Rahman, mengungkapkan betapa berartinya bantuan ini bagi kelangsungan hidup para petani di desanya. Menurut Doni, bantuan dari BRI Peduli ini langsung menyentuh akar permasalahan yang dihadapi warga sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BRI atas kepedulian yang nyata ini. Jalan usaha tani ini adalah jalur hidup kami untuk menuju lahan pertanian. Dulu, membawa hasil panen keluar dari area sawah membutuhkan perjuangan ekstra dan biaya yang tidak sedikit karena medannya sulit. Sekarang, dengan kondisi jalan yang jauh lebih baik dan kokoh, aktivitas harian kami menjadi jauh lebih lancar. Yang paling penting, efisiensi ini berhasil memotong biaya angkut hasil panen, sehingga margin keuntungan yang didapat petani bisa lebih baik,” kata Doni dengan nada optimis.

Program pavingisasi di Desa Gadungan ini merupakan satu dari sekian banyak potret konsistensi program BRI Peduli di tingkat nasional. Melalui strategi TJSL yang terintegrasi, BRI terus berupaya mendorong kemandirian masyarakat desa di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, kesehatan, kelestarian lingkungan, pemenuhan sarana publik, hingga pemberdayaan ekonomi mikro.

Langkah strategis yang dilakukan oleh BRI Pare ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang kuat antara lembaga keuangan negara, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat mampu menciptakan perubahan positif yang instan namun berdampak panjang. Dengan infrastruktur jalan tani yang kini lebih layak, daya saing sektor pertanian di Kecamatan Puncu diharapkan dapat meningkat, sekaligus menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan ekonomi pedesaan yang mandiri dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال