KOTA KEDIRI, JAWA TIMUR – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kediri menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Jawa Timur mendatang. Dalam konsolidasi internalnya, HIPMI Kediri menegaskan komitmen untuk membawa isu strategis daerah ke level provinsi, terutama terkait penguatan ketahanan pangan dan perluasan keran investasi. Langkah ini diambil guna memastikan pengusaha muda di wilayah Kediri Raya dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri dan kompetitif.
Ketua BPC HIPMI Kediri menekankan bahwa sektor ketahanan pangan menjadi prioritas mengingat potensi besar yang dimiliki Kediri sebagai lumbung pangan di Jawa Timur. Melalui ajang Munas Jatim, HIPMI Kediri berencana menjalin kolaborasi lebih luas untuk mengintegrasikan teknologi pertanian modern dengan akses pasar bagi para pengusaha agribisnis. Selain itu, optimalisasi iklim investasi juga menjadi target utama demi menarik lebih banyak permodalan yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan.
Partisipasi aktif HIPMI Kediri dalam agenda besar ini diharapkan tidak hanya sekadar seremonial organisasi, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret bagi pemerintah provinsi. Dengan menyinergikan visi antara pemerintah, perbankan, dan pengusaha muda, HIPMI Kediri optimis dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi regional. Munas Jatim ini pun menjadi momentum krusial untuk memperkuat posisi Kediri sebagai kota tujuan investasi utama di bagian barat Jawa Timur (red)
